Teknik Belokan Cepat dalam Roller Speed Skating
Teknik Belokan Cepat dalam Roller Speed Skating. Di lintasan 200 meter, satu tikungan yang buruk bisa membuang 0,8–1,5 detik. Atlet top justru mempercepat di tikungan lewat teknik crossover, double push, dan lean yang tepat. Belokan cepat bukan soal berani, tapi soal efisiensi: keluar tikungan 2–4 km/jam lebih cepat daripada masuk. Berikut teknik yang dipakai juara dunia, tapi bisa langsung kamu latih mulai besok. BERITA BASKET
Persiapan Masuk Tikungan (Set-Up): Teknik Belokan Cepat dalam Roller Speed Skating
Kecepatan keluar tikungan ditentukan sebelum kamu masuk apeks.
- 15–20 meter sebelum tikungan, turunkan pinggul 5–10 cm lebih rendah dari straight.
- Pindah ke luar lintasan (lane 2–3) agar punya ruang untuk crossover panjang.
- Tekuk lutut dalam (kaki kiri untuk tikungan kiri) hingga hampir 130–140 derajat, lutut luar tetap 100–110 derajat.
- Condongkan badan ke dalam tikungan dari pinggul, bukan dari bahu. Pandangan sudah melihat ke arah keluar tikungan, bukan ke apeks.
Kesalahan terbesar pemula: masuk terlalu dalam (lane 0–1) sehingga harus rem atau melambat.
Teknik Crossover dan Double Push di Tikungan: Teknik Belokan Cepat dalam Roller Speed Skating
Ini inti dari tikungan cepat:
- Crossover: Kaki luar (kanan saat tikungan kiri) melangkah di depan kaki dalam, dorong kuat ke samping-belakang. Kaki dalam tetap di bawah badan sebagai penyangga.
- Under push (double push bagian pertama): Saat kaki luar kembali ke posisi bawah badan, dorong lagi ke arah dalam sebelum mendarat. Ini menjaga momentum.
- Lean maksimal: Tekan roda bagian dalam kaki penyangga (edge dalam) hingga boot miring 40–50 derajat. Tubuh tetap tegak lurus dengan lintasan imajiner, bukan miring ke tanah.
- Ayunan lengan: Tangan dalam (kiri) tetap rendah di depan lutut, tangan luar ayun besar ke belakang untuk counter-balance.
Latih di kecepatan rendah dulu: 3–5 crossover per tikungan, fokus ritme “dorong luar – dorong dalam – recovery”.
Keluar Tikungan: Akselerasi Maksimal
50 % keuntungan tikungan ada di exit.
- Di apeks, mulai pindahkan berat ke kaki luar untuk persiapan keluar.
- Saat lintasan mulai lurus lagi, lakukan 2–3 double push ekstra kuat sambil tetap rendah.
- Angkat kepala perlahan, pandangan 15–20 meter ke depan untuk “menarik” tubuh keluar tikungan.
- Jangan berdiri terlalu cepat; tetap rendah sampai 5–8 meter setelah tikungan baru naikkan pinggul.
Atlet top sering keluar tikungan 3–5 km/jam lebih cepat daripada masuk, karena mereka memanfaatkan gaya sentrifugal sebagai tenaga tambahan.
Kesimpulan
Belokan cepat adalah seni menjaga kecepatan sambil mengubah arah. Latih set-up yang benar, crossover bersih, lean dalam yang dalam, dan exit yang ganas. Mulai dengan 20–30 tikungan per sesi di kecepatan 70–80 %, naikkan intensitas setelah gerakan terasa otomatis. Dalam 4–6 minggu, waktu lap 200 meter biasanya turun 1–3 detik hanya dari tikungan yang lebih baik. Tikungan bukan tempat untuk istirahat, tapi tempat untuk menyalip. Kuasai tikungan, kuasai balapan. Selamat meluncur tajam!



Post Comment